Saya memang salah satu manusia yang semakin menyadari kalau waktu itu tidak dapat dibeli. Mengapa? Entah ada angin seperti apa saya menulis tulisan seperti ini, tapi Ya, saya semakin menyadari kalau kini, waktu semakin berputar cepat.
25 Mei 1993, tepat nya di Banjarmasin saya dilahirkan. Memang saya tidak ingat bagaimana kehidupan setelah saya lahir di dunia ini. Bagaimana orang tua saya merawat saya hingga usia empat tahun. Saya seakan seperti manusia ajaib yang tiba-tiba lahir di usia lima tahun, kenyataan nya ya memang seperti itu. Saya tidak ingat ketika kehidupan saya saat bayi hingga umur empat tahun.
Yang saya ingat, saya sekolah di TK Budisiwi, TK yang berada di daerah Jakarta, tepat nya di Pejaten, saya ingat masa-masa TK saya dulu. Berlanjut ke Sekolah Dasar, yang awalnya saya bersekolah di SDN 05 Pagi, Pejaten, hingga pada saat waktu kembali datang, saya harus pindah dari Jakarta, ya, saya pindah ke BSD dan bersekolah di SDN Karya Bakti, saya resmi menjadi siswa Karya Bakti saat saya naik ke kelas Dua SD.
Waktu.... kembali berputar dan memperlihatkan kekuatan nya, saya pikir kekuatan pada waktu itu terdapat di tingkat ketidak-sadaran kita soal waktu.
Sekolah Menengah Pertama, saya kembali ke jenjang berikut nya. Saya ditempatkan di SMP Islam Al-Azhar BSD. Tiga tahun saya harus bolak-balik ke sekolah itu demi mendapatkan ilmu. Hingga akhirnya masa-masa yang dibilang orang pada masa-masa terindah dan tak terlupakan itu datang. Ya, saya melanjutkan pendidikan saya selanjutnya di SMA Islam Al-Azhar BSD. Nama yang tentu saya tidak asing lagi, bahkan bisa dibilang bosan! Harus ke sekolah ini lagi dan lagi selama tiga tahun...
Tapi memang benar, masa-masa SMA memang yang tidak pernah terlupakan. DI SMA saya mendapatkan banyak pelajaran, pengalaman dalam kepanitiaan,organisasi dan tentu saja TEMAN sekaligus SAHABAT yang saya dapatkan di sekolah ini. Saya dipertemukan dengan orang-orang yang selalu mengisi hidup saya, waktu saya, ya itu yang disebut dengan SAHABAT.
Agak random memang saya menulis soal kehidupan saya, tapi saya hanya ingin memberitahu pendidikan saya selama ini.
YA lagi-lagi waktu pun tidak terasa, enam tahun sudah saya berada di sekolah itu. Hingga akhirnya saya sekarang berada di tahap terakhir dalam pendidikan. PERKULIAHAN. saya memang tidak berhasil masuk Universitas Negri yang saya inginkan, namun, bukan berarti cita-cita saya tidak dapat di kejar. Sebelum saya harus pergi jauh, saya harus membahagiakan orang yang sangat saya sayangi, siapa lagi kalau bukan orang tua saya.
Butuh waktu dan proses untuk dapat sukses, dan waktu pun terus berputar, sekarang saja misalnya, saya sudah berada di semester 4. Universitas Multimedia Nusantara lah yang saya pilih sebagai tahap pendidikan terakhir saya, S1 (Aamiin).
Saya harus mengejar target saya, saya harus sukses, saya harus membahagiakan kedua orang tua saya, saya harus berbalas budi kepada mereka. Semoga saya terus diberi kelancaran selama masa perkuliahan saya ini.
Saya harus mengejar target saya, saya harus sukses, saya harus membahagiakan kedua orang tua saya, saya harus berbalas budi kepada mereka. Semoga saya terus diberi kelancaran selama masa perkuliahan saya ini.
Waktu tidak memandang usia, waktu hanya bekerja sesuai dengan pekerjaan nya
Semakin kita merasakan waktu, semakin lama waktu itu berputar,
Namun, semakin kita menunda waktu, semakin lama pula untuk mencapai kesuksesan,
Biarlah waktu berjalan sesuka dia,
Kita disini yang harus mengejar waktu.
.........Agar impian saya dapat terwujud. Aamiin Ya Robbal Alamin. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar